Login User

  Username
  Password
 

Artikel

Senin, 31 Maret 2014 - 07:51 WIBSenin, 31 Maret 2014 - 07:42 WIB

1051791

Pengunjung hari ini : 187
Total pengunjung : 224769
Hits hari ini : 325
Total Hits : 1051791
Pengunjung Online : 1
 
 
 
BELAJAR MANDIRI SECARA ONLINE....
 
 
Testimoni    |    Info Download    |    Panduan Mengikuti    |     Contact Us  
Selamat datang di situs belajar mandiri online..  
Kamis, 10 Februari 2011 - 23:15:39 WIB
Banyak Sekolah Masih Terapkan Iuran
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Pendidikan

Istilah pendidikan gratis menjadi kata popular beberapa tahun ini. Banyak tokoh, utamanya tokoh politik selalu menggunakan kata tersebut untuk menggaet dukungan pemilihnya. Baik untuk tingkatan pimpinan kota/kabupaten atau propinsi. Namun saying, popularitas istilah itu tak semanis aplikasinya. Banyak kota/kabupaten yang pada masa kampanye calon pimpinannya selalu mengkampanyekan kata itu, namun setelah naik dan dilantik lambat laun kata itu kian luntur.

Salah satunya adalah sekolah di lingkungan pemerintah Kota Batu. Kendati pencanangan pendidikan gratis sudah digaungkan 3 tahun silam, namun hingga saat ini masih banyak sekolah yang mengambil iuran dari siswanya. “Ya memang diakui hingga saat ini masih banyak sekolah yang ambil iuran dari siswanya. Padahal ini semestinya sudha tidak boleh lagi,” kata anggota DPRD Kota Batu, simon Purwo Ali.

Lebih jauh Simon mengatakan, untuk mempertegas aplikasi konsep pendidikan gratis itu perlu dibuatkan petunjuk tekhnis agar sekolah-sekolah bias menerapkannya dengan mudah. “Mungkin saja sekolah itu masih bingung dengan konsep pendidikan gratis itu. Akhirnya mereka tidak tahu apa yang semestinya dilakukan,” imbuhnya.

Sementara iu Kepala Dinas Pendidikan Dan Olahraga Kota Batu, Budi Santoso mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi soal pendidikan gratis. Namun ia juga mengakui bahwa banyak sekolah yang masih belum memahami konsep pendidikan gratis itu. “Sebenarnya kami sudah banyak melakukan sosialisasi soal pendidikan gratis. Namun memang masih saja ada yang tidak faham,”katanya.